Camp Nou Rindukan Sosok Messi

Blaugrana sudah memainkan dua laga di La Liga musim 2019/2020 ini. Tetapi, dari dua laga tersebut, tidak ada nama Lionel Messi dalam susunan pemain yang mereka lakoni. Fans

Messi memang tidak mungkin bermain pada dua laga awal musim 2019/2020 ini. Hal ini disebabkan, pemain asal Argentina kini dalam kondisi cedera menengah. Messi mengalami cedera pada bagian betisnya yang membuatnya absen dalam beberapa laga.

Akhir pecan lalu Lionel Messi sudah terlihat kembali berlatih. Ia sempat diperkirakan akan bermain ketika Barcelona menang dengan skor 5-2 atas Real Betis di Camp Nou Senin Lalu.

Absennya Lionel Messi

La Pulga mendapatkan cedera pada fase akhir sesi pramusim Barcelona. Pemain berusia 32 tahun sempat dikabarkan sudah sembuh dan siap untuk bermain di laga akhir pekan ini sebagai staeter.

Diberitakan beberapa media di Spanyol, sang pemain sudah siap untuk bermain saat Barcelona menjalani laga tandang melawan Osasuna. Pertandingan akan digelar di Stadion El Sadar pada Sabtu 31 Agustus 2019 mendatang.

Kendati demikian , dikutip dari Marca bahwa kondisi kebugaran Lionel Messi mengalami penurunan yang kurang baik. Progres dari penyembuhan cederanya tidak berjalan sesuai dengan rencana awal tim medis. Messi akan sembuh lebih lama dari perkiraan dan membuatnya absen dalam beberapa laga kedepan bersama Barcelona.

Valverde juga tidak akan mengambil resiko dengan memainkan Lionel Messi pada laga melawan Osasuna pada Sabtu mendatang. Messi diprediksi akan berada dalam kondisi 100 persen bugar pada laga melawan Valencia, 15 September yang akan datang dan hal itu harus dipenuhi untuk kebugaran sang pemain.

Griezmann Jadi Opsi Utama

Tak hanya Lionel Messi yang kini mengalami cedera dan harus absen dalam beberapa laga. Satu amunisi di lini depan Barcelona juga cedera yakni Luis Suarez. Kedua pemain adalah mesin gol andalan Barcelona pada musim lalu yang harus absen beberapa laga karena cedera yang dialaminya.

Barcelona seperti tidak gundah dengan absennya dua mesin gol mereka. Sebab, klub asal Catalan tersebut kini sudah memiliki Antoine Griezmann yang bisa menjadi tumpuan di lini serang mereka saat ini.

Griezmann sendiri mampu memberi bukti bahwa dia layak menjadi andalan di lini depan Blaugrana. Pemain asal Prancis itu mencetak dua gol dan satu assist ketika Barcelona menang dengan skor meyakinkan 5-2 atas Real Betis pada laga akhir pecan lalu.

Sumber : Agen Poker Online Indonesia, celfceredigionart.org

Tidak Jadi Incar Jadon Sancho Di Januari 2019 Apakah Maksud United?

Kubu Setan Merah dikabarkan tak akan memaksakan transfer Jadon Sancho pada Januari 2019 mendatang. Akan tetapi, Setan Merah tetap menjadikan pemain Borussia Dortmund sebagai target utama mereka.

Ole Gunnar Solskjaer telah melakukan sejumlah perubahan di bagian penyerangan pada bursa transfer musim panas ini. Dua pemain telah dilepas oleh pria asal Norwegia dan belum mendapat penggantinya.

Lukaku dilepas ke Inter Milan karena tidak masuk dalam rencana strategi kepelatihan Solksjaer. Menyusul Lukaku, Alexis Sanchez juga akan segera menjadi milik Inter Milan dengan status pemain pinjaman hingga akhir musim.

Wlauapun telah melepas dua pemain depan, pelatih United Ole Gunnar Solskjaer rupanya tidak ingin buru-buru mencari pemain pengganti di skuat utama United. Dia memang berminat pada Jadon Sancho tetapi tidak akan dibeli pada Januari 2019 mendatang karena berbagai alasan.

Alasan Manajemen Tak Boyong Sancho Januari Nanti

Dikutip dari Evening Standard, Ole Gunnar Solskjaer melihat sebuah potensi kerumitan jika memaksakan transfer Jadon Sancho pada Januari 2019 mendatang. Selain harga yang cukup mahal, dia takut Sancho gagal beradaptasi di atmosfer liga Inggris.

Dortmund diklaim tidak akan melepas Jadon Sancho dengan harga rendah. Dortmund selama ini memang piawai melepas pemain dengan harga tinggi ke berbagai klub elit Eropa. Pierre-Emeric Aubameyang dan Christian Pulisic adalah beberapa nama pemain yang berasal dari Dortmund.

Jika Sancho bergabung pada tengah musim, dia tidak akan punya banyak waktu untuk beradaptasi yang cukup baik. Apalagi, kompetisi di Inggris tidak mengenal jeda musim dingin berlangsung. Kompetisi masih terus berjalan hingga ada sebuah match yang disebut boxing day.

Ole Gunnar tidak ingin calon pemain barunya tersebut gagal beradaptasi dan justru menjadi bahan bully dari suporter saat tampil buruk dalam pertandingan yang ia lakoni. Dia tidak ingin Jadon Sancho gagal seperti Alexis Sanchez yang juga dibeli pada bulan Januari dan kurang waktu beradaptasi.

Minim Opsi Serang

Solskjaer juga diyakini tidak akan mencari tambahan penyerang pasca melepas Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez ke Inter Milan. Manajer berusia 47 tahun dirasa sudah cukup puas dengan skuad yang dimiliki saat ini sehingga tak menambah pasukan penyerang baru bagi United.

Setan Merah diklaim tertarik untuk merekrut Fernando Llorente. Mantan penyerang Tottenham tersebut kini berstatus bebas transfer. United masih bisa menampungnya dan dijadikan pemain pelapis jika diperlukan.

Melihat situasi yang ada saat ini, Solskjaer tidak punya rencana untuk menambah pemain baru. Dia akan lebih fokus pada pemain muda yang ada di skuad Manchester United. Dia masih punya Angel Gomes, Tahith Chong dan Mason Greenwood yang tampil konsisten sebagai opsi keduanya.

Masihkah Santiago Bernabeu Angker Bagi Lawan?

Los Blancos telah kehilangan kemampuan untuk memetik kemenangan dengan mudah di Santiago Bernabeu. Mereka tak lagi bisa unggul dengan skor meyakinkan sebelum turun minum babak pertama.

Marca mengklaim, Madrid yang sekarang sering kerepotan pada pertandingan-pertandingan yang seharusnya mudah bagi tim sekelas Real Madrid. Tampaknya kepergian Cristiano Ronaldo berpengaruh pada performa buruk di di Bernabeu.

Kejadian buruk 2018/2019 lalu sudah cukup menjelaskan situasi ini. Santiago Bernabeu tak lagi angker bagi lawan yang datang bertamu. Madrid justru kehilangan dukungan fans setia mereka akhir-akhir ini.

Hasil Pertandingan Kurang Konsisten

Dari statistic Real Madrid pada 55 laga Zinedine Zidane di Bernabeu, dia memetik 40 kemenangan dan memimpin di babak pertama sebanyak 31 kali. Peluang menang Madrid lebih besar jika memimpin di babak pertama dan berbanding terbalik di babak kedua.

Jika Madrid tidak memimpin di babak pertama, mereka hanya bisa memenangkan 9 pertandingan, 9 hasil imbang, dan 6 kali kalah. Ini berarti, Madrid hanya mengoleksi 36 poin dari 72 poin yang tersedia pada laga-laga yang mereka lakoni.

Menilai tiga musim era keemasan Zidane, Los Blancos banyak memetik kemenangan penting di kandang dengan banyak sekali skor meyakinkan. Jarang sekali Los Blancos hanya menang 1-0 ketika bermain di kandang, tapi catatan apik itu berakhir musim lalu tepatnya pada tengah musim hingga akhir musim.

Performa Sangat Buruk

Pada musim lalu, El Real hanya memetik tiga kemenangan meyakinkan di depan fans mereka sendiri: 4-1 atas Leganes, 3-0 atas Alaves, dan 3-0 dari Athletic Bilbao. Selebihnya tiga laga itu, Madrid hanya bisa menang dengan skor tipis dan membuat mereka menjadi tidak di takuti lagi.

Lalu musim ini, kesulitan Madrid itu tampaknya bakal berlanjut tanpa ada sedikitpun perbaikan performa skuat Madrid. Mereka kesulitan mencetak gol pembuka melawan Real Valladolid akhir pekan lalu, dan pada akhirnya harus membayar dengan hasil imbang 1-1 hasil yang buruk.

Pelatih Zidane diminta harus sesegera mungkin menemukan cara mengusir momok babak pertama dan mengembalikan nama besar Bernabeu menjadi angker bagi lawan yang bertamu.

Sumber : Situs Poker Online Terpercaya, http://isbw13.org

Barcelona Kebingungan Danai Transfer Neymar

Blaugrana dikabarkan sedang berusaha sangat keras untuk mendatangkan mantan pemain bintangnya, Neymar, dari PSG. Namun, dana yang dilibatkan dalam proses transfer ini diklaim akan sangat besar angkanya.

Melihat kondisi yang ada, Neymar sedang menyandang status pemain termahal di dunia saat ini. Seperti yang diketahui, pemain asal Brasil tersebut diboyong oleh PSG dari Barcelona dengan mahar setinggi langit, 222 juta euro saat itu.

Membicarakan soal kekuatan finansial, Barcelona mungkin bisa saja memenuhi harga yang diminta oleh PSG. Tetapi adanya aturan dari FIFA membuat Barcelona harus pikir dua kali, apalagi mereka baru saja mendatangkan Antoine Griezmann dari Atletico Madrid dengan harga tinggi.

Terlihat dari aktivitas transfernya, neraca keuangan Barcelona tampak tidak sehat. Mengutip dari Transfermarket, Barcelona sejauh ini telah menghamburkan uang sebanyak 255,5 juta euro dan mendapatkan pemasukan 154,9 juta euro saja, dan itu merupakan keuangan yang buruk bagi manajemen klub.

Dana Besar Dibutuhkan PSG

Tetapi Barcelona tak bisa menunggu lebih lama lagi. Karena kalau mengambil kesempatan untuk membawanya kembali ke Camp Nou sekarang, khawatirnya klub seperti Real Madrid dan Juventus lebih dulu mendapatkan tanda tangan Neymar dan ini cukup krusial bagi mereka.

Ernesto Valverde harus mencari cara untuk dapat memulangkannya ke Camp Nou. Menurut pakar sepak bola Spanyol, Guillem Balague, Barcelona bisa saja mendapatkan Neymar dengan status pinjaman berdana besar dan ini sangat mungkin menurutnya.

“Ada pembicaraan yang berlangsung positif dan satu hal yang terlihat sangat jelas, bahwa PSG menginginkan uang dalam jumlah besar yang dibayarkan di depan,” tweet Balague di media sosial Twitter, seperti yang dikutip dari Express.

“Namun mereka akan mau menunggu untuk sisa pembayarannya nanti. Jadi kami berbicara soal peminjaman. Saya telah diberitahu angka yang berbeda, bisa 30 juta euro, 40 juta euro, bisa lebih, untuk setahun ini lalu membayar 120 juta euro di musim depan,” tambahnya.

Skuat Tidak Ikut Andil

Diketahui bahwa Barcelona ingin memasukkan sejumlah nama untuk memangkas nominal transfernya. Sudah ada banyak nama yang terdengar, mulai Philippe Coutinho yang sudah pindah ke Bayern Munchen, Ivan Rakitic, hingga Ousmane Dembele yang terakhir beredar.

Tetapi Balague meyakini takkan ada pemain yang terlibat dalam saga transfer Neymar kali ini. Ia percaya bahwa PSG hanya menginginkan uang dalam bentuk tunai tanpa adanya embel-embel pemain dalam proposal yang mereka tawarkan.

“Pada beberapa titik, nama pemain telah disebutkan, tapi impresi yang saya dapatkan adalah PSG menginginkan uang, dan mungkin akan menggunakan uang itu langsung untuk merampungkan dan mendapatkan seseorang sebelum 2 September,” tegasnya.

Akhir-akhir ini, PSG dikabarkan tertarik mendatangkan Paulo Dybala sebagai pengganti Neymar Dos Santos. Pemain asal Argentina itu sendiri sempat dikabarkan akan bergabung dengan Setan Merah hingga sang finalis Liga Champions, Tottenham, beberapa pekan lalu pada musim panas ini.

Mourinho Hampir Jual Martial

Ada fakta baru terungkap mengenai Anthony Martial. Penyerang Setan Merah itu diberitakan hampir dijual oleh Jose Mourinho di tahun 2018 lalu.

Anthony Martial pertama kali bergabung dengan United di tahun 2015 silam. Ia didatangkan Louis van Gaal dari AS Monaco dengan mahar transfer mencapai 60 juta Euro pada saat itu.

Martial sendiri kerap mengalami pasang surut dalam empat tahun terakhir berbeda sekali saat ia pertama kali didatangkan pada musim perdananya. Namun di musim 2019/2020 ia mendapatkan kepercayaan dari Ole Gunnar Solskjaer untuk menjadi ujung tombak United menggantikan posisi yang ditinggalkan Lukaku.

Tetapi The Times mengklaim bahwa Martial sejatinya nyaris terdepak dari skuat Manchester United. Pelatih mereka saat itu, Jose Mourinho berencana untuk menjual sang pemain karena dinilai kurang efektif.

Kurang Konsistensi

Dari laporan tersebut mengklaim bahwa Mourinho menilai bahwa Martial memiliki konsistensi permainan yang lemah dan kurang apik.

Sejak dua tahun menangani sang striker, Mourinho melihat bahwa sang striker tidak mampu mengatasi situasi dilapangan. Untuk itu ia merasa sang striker bakal menjadi beban untuk timnya di masa depan karena hal tersebut.

Ia diberitakan sempat akan menjual Martial di bulan Januari 2019. Namun sang pelatih tak sempat menuntaskan rencananya tersebut sebelum akhirnya di depak dari kursi kepelatihan.

Ikat Kontrak Anyar

Dai laporan yang didapat, Martial juga sebenarnya sudah siap untuk pergi dari Old Trafold karena jam bermainnya yang kurang.

Tetapi caretacker MU saat itu, Ole Gunnar Solskjaer melihat potensi sang striker yang bagus. Ia menilai pemain asal Prancis itu bakal sangat cocok dengan skema yang tengah ia kembangkan di United di era kepelatihannya.

Karenanya ia membujuk sang pemain bertahan dan akhirnya sang pemain setuju meneken kontrak baru di Old Trafford hingga 2024.

Absen Dua Pekan

Sang pemain sendiri diberitakan akan absen selama beberapa Minggu di skuat Manchester United musim ini.

Ia diberitakan mengalami cedera pada bagian Paha dan butuh waktu untuk memulihkan cedera tersebut sehingga akan menjadi krusial bagi Setan Merah karena kekurangan opsi Striker.

Amati Bruno Fernandes United Siapkan Pemandu Pemain

Manchester United diberitakan benar-benar kembali memunculkan minat mereka terhadap jasa Bruno Fernandes. United diberitakan mengirimkan pemandu bakat mereka untuk mengamati pemain Sporting Lisbon itu untuk memantau permainan sang pemain.

Fernandes sendiri cukup sering dikaitkan dengan Manchester United. Ia diyakini bakal bergabung dengan United setelah ia membuat 32 gol dan 18 assist musim lalu dengan torehan tersebut menjadi hal yang mungkin bagi United karena krisis Playmaker di kubu Setan Merah.

Tetapi pada akhirnya Manchester United batal merekrut pemain Timnas Portugal tersebut. Mereka disebut berubah pikiran menjelang akhir bursa transfer musim ini.

Tetapi media Portugal, O Jogo mengaku bahwa United masih menaruh hati terhadap Bruno Fernandes. Mereka bahkan diberitakan mengirimkan pemandu bakat untuk mengamati aksi sang pemain dan ini diketahui oleh banyak orang.

Coba Dengan Strategi Umum

Dari laporan yang di dapatkan, Setan Merah rutin mengirimkan pemandu bakat untuk mengamati aksi sang playmaker ke Sporting Lisbon Portugal.

Berita terbaru, pemandu bakat United terlihat berada di Lisbon. Mereka menghadiri pertandingan antara Sporting melawan Portimonense yang mampu dimenangkan oleh Sporting.

Di laga tersebut diberitakan mengamati secara serius performa sang pemain, yang pada saat itu membuat tiga assist dalam satu laga dan in benar-benar yang diinginkan oleh United.

Merubah Opsi

Setan Merah memutuskan mengirim pemandu bakat mereka setelah mereka khawatir dengan lini tengah United yang semakin rapuh baik dalam pertahanan maupun penyerangan.

United tumbang di tangan Crystal Palace walaupun tampil dominan pada pekan lalu, United gagal menang karena mereka dinilai tidak punya kreatifitas yang cukup untuk membongkar pertahanan The Eagles yang tampil disiplin dan tertutup.

Maka dari itu Solskjaer mulai memikirkan sejumlah solusi untuk lini tengahnya, di mana Fernandes diyakini bsia menjadi opsi yang baik bagi tim yang di asuhnya.

Mental Bintang

Melihat sejauh ini Fernandes memang tampil mengesankan di tim utama Sporting Lisbon dengan konsistensi dan gaya permainan yang ia Tunjukan.

Saat ini ia sudah mengemas satu gol dan empat assist bagi tim asal Ibukota Portugal tersebut dan itu adalah catatan yang cukup bagus bagi seorang pemain di awal musim berjalan.

Zlatan Ibrahimovic Siap Bantu United Jika Dibutuhkan

Striker LA Galaxy, Zlatan Ibrahimovic angkat bicara terkait situasi Manchester United yang tengah kekurangan pencetak gol yang andal. Zlatan menyebut ia siap bergabung kembali dengan Setan Merah dalam waktu dekat jika diperlukan.

Musim panas ini, Manchester United kehilangan salah satu striker mereka. Mereka harus menjual Romelu Lukaku ke Inter Milan dengan mahar transfer 74 juta pounds yang dinilai bagi klub sata ini cukup menguntungkan dengan menjualnya ke Inter Milan.

Setan Merah tidak membeli pengganti Lukaku di musim panas ini. Maka dari itu mereka saat ini memiliki opsi penyerang yang tipis, terutama setelah Anthony Martial mengalami cedera pada pertandingan lalu.

Melihat situasi mantan klubnya tersebut, Zlatan mengaku ia siap kembali ke Old Trafford. “Saya masih bisa dengan mudah bermain di Premier League,” tegas Zlatan kepada Goal International.

Kontrak Belum Usai

Ibrahimovic secara terbuka mengaku siap bergabung kembali ke Manchester United jika Setan Merah membutuhkan jasanya di bagian penyerangan.

Tetapi ia menegaskan bahwa ia masih terikat dengan LA Galaxy sehingga ia menghormati kontraknya sebagai pemain profesional.

“Jika United membutuhkan saya, saya ada di sini. Namun saat ini saya masih menjadi milik Galaxy, jadi maaf saya belum bisa bermain untuk mereka.” Tandasnya.

Tak Malu Kembali

Tetapi Zlatan kembali menyatakan bahwa ia masih penasaran untuk bermain di Inggris, meski ia bertekad untuk memberikan yang terbaik untuk LA Galaxy tim yang Ia bela saat ini.

“Saya sudah menuntaskan tugas saya di Eropa, dan saya menikmati karir saya di sana. Saya membawa 33 trofi ke Amerika Serikat dan saya harap saya bisa mendapatkan tambahan trofi di sini.” Tandasnya.

“Jika saya sudah mendapatkan itu, maka kita lihat di mana petualangan saya akan berakhir.” tegasnya.

Pemain Gemilang

Zlatan Ibrahimovic membela Manchester United dari tahun 2016-2018, di mana ia mengemas 29 gol dari 53 penampilan bagi Setan Merah angka yang cukup menjanjikan bagi seorang penyerang veteran sekelas Zlatan Ibrahimovic.

Tetapi sang striker gaek memutuskan meninggalkan United setelah ia mengalami cedera lutut yang cukup parah dan mengharuskannya istirahat dalam waktu yang cukup lama.

MU Dikalahkan Crystal Palace, Ibrahimovic: Mereka Tidak Beruntung!

Salah satu eks pemain United yang sekarang berlaga di LA Galaxy, Zlatan Ibrahimovic mengomentari kekalahan Manchester United dari Crystal Palace di akhir pekan lalu. Zlatan menilai kekalahan itu tidak merefleksikan kemampuan United, di mana ia menilai mantan klubnya hanya tidak beruntung di pertandingan melawan Crystal Palace.

Hal tersebut mengundang kritikan dari banyak pihak. Mereka menilai United tampil sangat ceroboh di laga tersebut padahal Setan Merah menguasai laga tersebut dengan possession bola lebih dari 50%.

Sang pemain sendiri menilai bahwa kekalahan United itu hanya karena mantan timnya tidak dinaungi Dewi Fortuna. “Saya menonton pertandingan terakhir mereka [MU vs Crystal Palace],” ujar Zlatan kepada Goal International.

Kurang Beruntung

Ibrahimovic menilai bahwa Setan Merah hanya tidak beruntung di laga tersebut sehingga mereka menelan pil pahit.

Zlatan menilai bahwa jika penalti Marcus Rashford itu dapat di konversi menjadi gol, maka segalanya akan sangat berbeda bagi Setan Merah.

“Saya rasa mereka hanya tidak beruntung. Jika penalti itu masuk, maka pertandingan akan berjalan dengan berbeda.” Bebernya.

Menjadi Hal Krusial

Sang mantan pemain United itu juga menilai bahwa pertandingan melawan Crystal Palace itu merupakan pelajaran yang sangat berharga untuk Setan Merah.

Zlatan berpesan agar Marcus Rashford dan kolega tetap fokus hingga pertandingan usai, sehingga mereka tidak kebobolan gol di menit-menit akhir seperti yang sering mereka lakukan.

“Di Inggris, pertandingan belum usai sampai waktu benar-benar habis. Segalanya bisa terjadi terutama di menit-menit akhir, terutama ketika tensi pertandingan meninggi.” tandasnya.

PSG Incar Jasa Mario Mandzukic

Striker Juventus, Mario Mandzukic mendapatkan peminat baru di musim panas ini. Klub Ligue 1, PSG disebut tertarik memboyong sang pemain dari Si Nyonya Tua.

Hasil gambar untuk judi online"

Mario Mandzukic sendiri cukup sering diberitakan akan meninggalkan Juventus di musim panas musim ini. Ia diberitakan tidak masuk dalam rencana Maurizio Sarri di skuat Juventus musim ini.

Ia sempat diberitakan akan bergabung dengan Manchester United. Namun karena satu dan dua hal, transfernya ke Old Trafford batal terlaksana dan hanya menjadi berita burung.

Tetapi menurut pakar transfer Italia, Gianluca Di Marzio, Mandzukic memiliki opsi baru di musim panas ini. Ia diberitakan mendapatkan tawaran untuk pindah ke PSG di musim panas ini dan menjadi pemain bintang di PSG.

Memperkuat Serangan Tim

Dari laporan tersebut, PSG saat ini membutuhkan tambahan amunisi baru untuk lini serang mereka yang konon akan di tinggalkan para penyerang bintangnya.

Mereka terancam kehilangan Neymar di musim panas ini. Sementara Edinson Cavani juga enggan memperbaharui kontraknya di Parc Des Princes.

Maka dari itu PSG membutuhkan sosok baru untuk menjadi tumpuan lini serang mereka, dan Mandzukic dinilai memiliki pengalaman yang kaya untuk membantu lini serang Les Parisien.

Peluang Emas

Menurut laporan tersebut mengklaim bahwa Mandzukic membuka diri untuk pindah ke PSG pada musim panas ini tanpa terkecuali.

Sang pemain diberitakan sudah pasrah tidak dipilih oleh Juventus. Untuk itu ia berharap bisa segera pindah untuk mengamankan jam bermainnya di tim lain.

Mario Mandzukic juga tidak menuntut harus pindah di musim panas ini, di mana ia juga siap untuk pindah di Bulan Januari jika PSG gagal meyakinkan SI Nyonya Tua di musim panas ini dengan sabar dan penuh penantian.

Tidak Terlalu Mahal

Mandzukic berusia 33 tahun dan diberitakan tidak akan dijual dengan harga yang mahal oleh PSG mengenal umurnya yang sudah tidak muda lagi.

Mandzukic disebut akan dijual dengan mahar transfer sebesar 20 juta Euro saja di musim panas ini dengan harga yang dapat disepakati oleh PSG dan Juventus.

Sumber : celfceredigionart.org, website poker online terpercaya.

Bek Tengah Barcelona Tunggu Sosok Neymar

Pemain bertahan Barcelona, Gerard Pique kembali menyatakan pendapatnya terkait transfer Neymar. Pique berharap penyerang PSG itu bisa pulang ke Camp Nou di musim panas ini berapapun maharnya.

Tepat dua tahun yang lalu, Neymar secara mengejutkan meninggalkan Barcelona. Ia bergabung dengan PSG dengan mahar transfer sebesar 222 juta Euro dan menjadi rekor transfer pemaian saat itu.

Tetapi sang penyerang nampaknya tidak betah di Ibukota Prancis tersebut. Pada musim panas ini ia mengatakan bahwa ia ingin kembali membela mantan timnya kembali bersama El Mesia.

Mendapati hal itu yang terjadi, Pique juga berharap sang pemain segera bergabung kembali dengan timnya. “Tentu saja kami semua ingin dia kembali ke sini,” ucap Pique kepada program La 1 yang disiarkan di Television Espanola.

Tidak Memiliki Suara Di Club

Gerard Pique menyebut bahwa ia tidak memiliki hak sama sekali untuk proses transfer Neymar ke Barcelona.

Untuk itu ia menaruh harapan kepada manajemen Barca untuk bisa menuntaskan transfer sang penyerang secepatnya sebelum Neymar berubah pikiran.

“Situasi ini tidak bisa kami kendalikan. Kami akan menyerahkan semuanya kepada para pembuat keputusan dan kami akan melihat apa yang akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.” Uharnya kembali.

Pemain Bintang

Bek Barcelona itu juga pada kesempatan ini menyatakan pendapatnya perihal perlakuan buruk supporter PSG terhadap Neymar yang kurang berkenan menurutnya.

Gerard Pique menyebut mantan rekannya itu memiliki mentalitas yang kuat sehingga ia tidak akan terpengaruh situasi buruk seperti di PSG saat ini.

“Dia biasanya selalu memikirkan segala sesuatu yang terjadi pada dirinya, namun dia adalah sosok yang kuat sehingga segalanya akan baik-baik saja.” tegasnya.

 Sulitnya Negosiasi

Dari laporan yang di dapatkan, Barcelona memang kesulitan untuk menuntaskan transfer Neymar di musim panas kali ini mengingat dana besar yang harus mereka keluarkan untuk membawa pulang kembali sang pemain ke Camp Nou.

Mereka belum mencapai kata sepakat terkait berapa mahar yang harus mereka keluarkan untuk memulangkan pemain asal Brasil tersebut dari PSG tim yang Ia bela saat ini.

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas