Kecerdikan Jurgen Klopp Di Babak Kedua, Bek Liverpool Bongkar Untuk Kalahkan Arsenal!

Kecerdikan Jurgen Klopp Di Babak Kedua, Bek Liverpool Bongkar Untuk Kalahkan Arsenal!

Bek muda berusia 20 tahun, Trent Alexander-Arnold baru-baru ini telah membongkar bagaimana sang pelatih Jurgen Klopp telah menginspirasi skuad Liverpool untuk mengalahkan Arsenal pada pekan ketiga Premier League 2019/20, yang di laksanakan pada hari Sabtu tanggal 24 Agustus 2019 lalu. The Reds mendapat kemenangan dengan perolehan skor meyakinkan 3-1.

Tercatat Liverpool tampil dominan sepanjang pertandingan itu, tapi hanya bisa menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0. Skor itu seharusnya jika di lihat bisa lebih besar jika tidak banyak peluang terbuang percuma.

Sebab itu, Klopp berbicara khusus pada skuad Liverpool saat istirahat turun minum di ruang ganti. Dialog ini efektif, sampai akhirnya membuat Liverpool tampil jauh lebih baik setelah kembali untuk babak kedua dan berhasil mencetak dua gol lagi.

Pasti banyak para fans yang penasaran, apa yang sebenarnya dikatakan Klopp? Simak artikel ini sampai habis ya.

Bermain Melebar

Alexander-Arnold sang pemain muda baru saja mengatakan bahwa Klopp sengaja menyoroti kelemahan Arsenal pada pertandingan tersebut. Pemainan Arsenal penuh celah, khusunya di kedua sisi sayap, itulah yang dimanfaatkan Liverpool dan menjadi peluang untuk diyakini bisa memperoleh skor berikut ini kata sang pemain.

“Pelatih [Klopp] menunjukkan sedikit video kepada kami saat paruh waktu dan kami bisa meregangkan pertahanan mereka dengan Mo [Salah], Bobby [Firmino], dan Sadio [Mane],” kata Alexander Arnold kepada rekan kami.

“Mungkin mereka menurunkan formasi dengan mengetahui bahwa kami akan melepaskan umpan silang, mereka siap menghadapi itu.” Ujarnya kembali.

Mengubah Taktik

Dan inti kesimpulannya, Klopp sang pelatih meminta skuad Liverpool sedikit mengubah permainan mereka di babak kedua ketika kesempatan untuk menang diyakini sang pelatih dan juga para pemain. Perubahan taktik ini membuat dua bek tengah Arsenal lebih sering meninggalkan pos bertahan mereka.

“Untuk gol pertama Salah, Henderson mengambil bola dan saya berhasil memberikan umpan pada Bobby, lalu kami mendapatkan penalti itu,” lanjut Trent kepada reporter isbw13.org.

“Itulah gagasannya, untuk memancing kedua bek tengah mereka dan tidak membiarkan mereka tetap bertahan serta membuang bola,” tutup dia.

Posts created 16

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas